DRM PS5 PS4 – Sistem Digital Rights Management atau biasa disingkat DRM pada produk digital video game menjadi upaya developer dan publisher dalam melindungi game mereka dari pembajakan. Sistem tersebut tidak hanya diterapkan pada game di platform PC, tapi juga di konsol gaming seperti PS4 maupun PS5.
Baru-baru ini muncul laporan dimana sistem tersebut mengalami bug sehingga komunitas Gamer menjadi khawatir. Apa yang sebenarnya terjadi?
Kronologi Sistem DRM Game PS5 dan PS4 Dikabarkan Mengalami Bug
Informasi ini berawal dari sebuah postingan akun Twitter X bernama @ManFightDragon. Pada postingan tersebut, dia menemukan adanya pembaruan baru terhadap sistem DRM pada game-game PS5 dan PS4 versi digital.
Berdasarkan penjelasannya, sistem tersebut kini membutuhkan game-game PS4 maupun PS5 agar terhubung secara Online setiap 30 hari. Dengan kata lain, sistem DRM itu mengharuskan Gamer menghubungkan konsol PS5 dan PS4 ke jaringan internet agar sistem tersebut bisa mengecek keaslian kepemilikan dari lisensi game digital milik mereka.
Dijelaskan juga oleh @ManFightDragon bahwa jika Gamer tidak menghubungkan konsol mereka ke internet melewati batas waktu 30 hari, maka lisensi game yang mereka miliki akan dicabut.
Kalian bisa lihat postingan dari @ManFightDragon di bawah ini.
Laporan Terbaru Sebut Itu Adalah Bug

Kabar dari @ManFightDragon tentu saja membuat komunitas Gamer terlebih mereka yang memiliki PS4 maupun PS5 menjadi khawatir. Itu karena sistem DRM seperti itu cukup merepotkan apabila mereka sedang tidak aktif bermain ataupun menghidupkan konsol mereka untuk dihubungkan ke jaringan internet karena kesibukan pribadi dan lainnya.
Pada saat artikel ini ditulis (26/4), muncul laporan dari akun Twitter X @DoesItPlay1 mengklaim bahwa masalah sistem tersebut pada konsol PS4 dan PS5 itu merupakan bug yang tidak disengaja. Informasi tersebut didapatkan dari salah satu informasi orang dalam yang tidak ingin disebut identitasnya.

Meski masalah tersebut merupakan sebuah bug, komunitas Gamer pemilik konsol PS4 dan PS5 saat ini menjadi khawatir. Banyak dari mereka berpikir kemungkinan terburuk yang bisa terjadi dimana Sony benar-benar mengimplementasikan pembaruan terhadap sistem tersebut pada konsolnya seperti itu.
Untuk saat ini, pihak Sony PlayStation belum memberikan pernyataan resmi terkait kabar DRM tersebut. Benar atau tidak informasi itu, mari kita tunggu saja konfirmasi resmi mereka suatu hari nanti.
Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait DRM atau artikel lainnya dari Muhammad Faisal. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com.
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.